Kelebihan dan Kekurangan

March 5, 2010 Veronica Jey

Pernahkah Anda melakukan interview atau wawancara kerja? Kalau sudah pernah pasti pernah juga mengalami kondisi dimana pewawancara menanyakan Kelebihan dan Kekurangan Diri kita.

Memang pertanyaan ini sedikit membingungkan untuk dijawab. Permaasalahannya kita dihadapkan pada pertanyaan yang mendorong kita untuk menilai diri sendiri. Terkadang kita pintar menilai orang lain tapi kesulitan untuk menemukan Kelebihan dan Kekurangan diri kita.

Sebenarnya itu hal yang lumrah dan terjadi pada siapa saja. Namun mengungkapkan kelebihan diri sendiri dihadapan pewawancara bukanlah hal yang gampang, terlebih mengungkapkan kekurangan diri. Rasanya kita harus mengerutkan kening untuk menjawabnya.

Untuk mengatasinya cobalah beberapa tips berikut ini.

Cobalah untuk berendah hati dan ingat bukan berendah diri

Dalam menjawab pertanyaan ini sebaiknya ungkapkan kelebihan diri tanpa kesan sombong dan berlebihan. Ingatlah selalu berendah hati. Pewawancara akan sangat tertarik dengan kita apabila nada suara yang keluar dari mulut kita tidak menyiratkan kesan “sok” atau berlebihan. Sebaliknya pada saat mengungkapkan kekurangan-kekurangan kita usahakan jangan sampai terkesan menjatuhkan kualitas diri kita sendiri atau berendah diri

Jangan ragu untuk menunjukan Kemampuan Dasar kita

Dalam mengungkapkan kelebihan, kita harus mempertimbangkan kemampuan dasar yang sudah kita miliki kemudian menggabungkannya dengan kemampuan khusus yang dituntut oleh perusahaan yang memanggil kita. Perlu di catat bahwa kemampuan dasar biasanya berkaitan dengan ’soft skill’ seperti kemampuan menganalisis, kerjasama, komunikasi, memimpin organisasi, dan lain-lain. Jangan ragu untuk mengungkapkan semua kemampuan tersebut. Karena perusahaan akan menghargai kemampuan dasar kita, alasannya hal ini merupakan modal dasar untuk mengembangkan diri.

Jauh sebelum itu, bekali diri kita dengan Kemampuan Khusus

Kemampuan khusus seringkali berkaitan dengan hal-hal yang bersifat teknis yang diperlukan perusahaan, misalnya kemampuan akunting, kemampuan mengelola data, kemampuan bahasa, pemasaran, dll. Dan kemampuan khusus ini biasanya semakin meningkat dengan beberapa pengalaman kerja kita di perusahaan terdahulu. So, buatlah perusahaan berpikir seribu kali untuk menolak kita dengan cara menjual kemampuan dasar dan kemampuan khusus yang sudah kita miliki.

Jujur itu lebih baik

Ini solusi yang dianjurkan untuk mengungkapkan kekurangan kita. Sampaikanlah hal-hal khusus yang berkaitan dengan belum banyaknya pengalaman yang kita dapatkan dalam bidang tertentu. Sampaikan tanpa nada merendahkan diri dan katakan bahwa kita adalah orang yang selalu ingin belajar. Katakan juga bahwa kita merupakan orang yang cepat memahami dalam mempelajari sesuatu. Dan juga katakan bahwa kita bukanlah orang yang pasrah dengan kekurangan.

Pendek kata, kita tidak keberatan mengikuti proses pembelajaran untuk mencapai kemajuan yang diharapkan. Dengan demikian kita telah mengungkapkan kekurangan tanpa menjatuhkan diri sendiri, sekaligus menegaskan bahwa kita memiliki semangat yang tinggi untuk maju.

Pada akhirnya perusahaan akan menilai bahwa kita adalah orang yang punya motivasi untuk terus berkembang.

Entry Filed under: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Pages

Categories

Calendar

March 2010
M T W T F S S
« Feb    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Most Recent Posts

 
%d bloggers like this: